Balikpapan, IDN Times - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalimantan Timur (Kaltim) menyoroti tingginya titik panas atau hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terdeteksi di dalam kawasan konsesi perusahaan sepanjang Agustus 2026.
Berdasarkan analisis tim Geographic Information System (GIS) Walhi Kaltim, tercatat 13.475 titik hotspot berada di area konsesi perusahaan, sedangkan 2.839 titik lainnya berada di luar kawasan konsesi.
Ketua Dewan Daerah Walhi Kaltim Isal Wardhana mengatakan, data tersebut menunjukkan sebagian besar hotspot di Kaltim berada di wilayah yang dikuasai atau dikelola perusahaan.
“Hotspot terbanyak di Kaltim pada Agustus ini berada di wilayah konsesi perusahaan,” kata Isal kepada IDN Times, Kamis (27/8/2026).
