Sangata, IDN Times - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda melakukan pengawasan terhadap makanan di sejumlah pasar Ramadan di Kota Bontang dan Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Hasilnya, masing-masing wilayah ditemukan satu sampel makanan yang diduga mengandung formalin.
"Di Bontang dan Kutim, kami menemukan satu sampel makanan di setiap daerah yang diduga menggunakan formalin atau bahan pengawet berbahaya," ujar Kepala BPOM Samarinda, Sem Lapik dilaporkan Antara, di Sangata, Jumat (8/3).
