Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Cari Makan di Pinggir Jalan, Orang Utan Mondar-mandir di Poros Sangatta
Tiga orang utan hasil rehabilitasi akhirnya kembali menghirup udara bebas setelah dilepasliarkan ke habitat alaminya di kawasan hutan Kalimantan Timur, Rabu (24/6/2026). BKSDA Kaltim
  • Satu individu orang utan Kalimantan terlihat mencari makan di pinggir Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung, Kutai Timur.
  • Yuristio menyebut satwa dilindungi itu sudah hampir tiga kali terlihat, di pinggir jalan maupun saat menyeberang.
  • Pengendara terkadang berhenti saat orang utan menyeberang, sementara satwa itu kemudian kembali masuk ke hutan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Senin (14/9)

Yuristio mengatakan dirinya beberapa kali melihat orang utan saat melintas di Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung.

Senin sore (14/9)

Tim ANTARA kembali melihat satu individu orang utan Kalimantan di pinggir Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung. Satwa itu makan pucuk dedaunan selama lebih dari 30 menit sebelum masuk ke hutan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Satu individu orang utan Kalimantan terlihat mencari makan dan berada di pinggir Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung.
  • Who?
    Satu individu orang utan Kalimantan, warga bernama Yuristio, serta tim ANTARA.
  • Where?
    Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, dekat Taman Nasional Kutai.
  • When?
    Senin sore (14/9), saat tim ANTARA melintas di jalan poros tersebut.
  • Why?
    Alasan orang utan muncul di pinggir jalan per saat ini masih belum diketahui. Jalan tersebut berada dekat Taman Nasional Kutai yang menjadi habitat orang utan.
  • How?
    Orang utan terpantau memakan biji-bijian dan pucuk dedaunan, berada di pinggir jalan lebih dari 30 menit, lalu kembali masuk ke hutan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ada orang utan Kalimantan besar di pinggir Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung. Ia makan biji-bijian dan pucuk daun. Yuristio sudah beberapa kali melihatnya. Kadang orang utan ada di pinggir jalan, kadang menyeberang. Mobil harus berhenti menunggu. Setelah lebih dari 30 menit, orang utan itu masuk lagi ke hutan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kutim, IDN Times - Satu individu orang utan Kalimantan terlihat mencari makan di pinggir Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Satwa dilindungi itu bahkan telah tiga kali terlihat di kawasan tersebut.

Salah seorang warga, Yuristio, mengatakan dirinya beberapa kali melihat orang utan saat melintas di jalan poros tersebut.

“Sudah hampir tiga kali saya lihat ada orang utan di jalan itu. Kadang mereka di pinggir jalan, kadang juga langsung menyeberang,” kata Yuristio dilaporkan Antara saat diwawancarai di Sangatta, Senin (14/9/2026).

1. Orang utan makan di pinggir jalan

Tiga orang utan hasil rehabilitasi akhirnya kembali menghirup udara bebas setelah dilepasliarkan ke habitat alaminya di kawasan hutan Kalimantan Timur, Rabu (24/6/2026). BKSDA Kaltim

Orang utan dengan nama latin Pongo pygmaeus tersebut terpantau memakan biji-bijian dan pucuk dedaunan di pinggir jalan.

Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung berada di dekat kawasan Taman Nasional Kutai (TNK) yang menjadi habitat orang utan.

Menurut Yuristio, orang utan biasanya muncul di pinggir jalan pada sore hari menjelang senja. Ukurannya yang besar membuat satwa tersebut sekilas terlihat seperti batang kayu dari kejauhan.

2. Kekhawatiran bagi pengguna kendaraan

Salah satu individu orangutan yang dilepasliarkan di hutan Kalimantan Timur, Rabu (24/6/2026). BKSDA Kaltim

Kemunculan orang utan di tengah lalu lintas kendaraan juga menimbulkan kekhawatiran terjadinya kecelakaan. Pengendara terkadang harus berhenti ketika satwa tersebut hendak menyeberang jalan.

“Biasanya kendaraan itu harus berhenti dulu menunggu orang utan menyeberang jalan atau hewan itu masuk ke dalam hutan,” ujarnya.

3. Orang utan masih terlihat di jalanan poros

Tiga orang utan hasil rehabilitasi akhirnya kembali menghirup udara bebas setelah dilepasliarkan ke habitat alaminya di kawasan hutan Kalimantan Timur, Rabu (24/6/2026). BKSDA Kaltim

Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung pada Senin sore (14/9), satu individu orang utan Kalimantan berukuran besar dengan warna cokelat kemerah-merahan kembali terlihat.

Satwa tersebut berada di pinggir jalan selama lebih dari 30 menit sambil memakan pucuk dedaunan. Setelah itu, orang utan tersebut kembali masuk ke dalam hutan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article