Cari Makan di Pinggir Jalan, Orang Utan Mondar-mandir di Poros Sangatta

- Satu individu orang utan Kalimantan terlihat mencari makan di pinggir Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung, Kutai Timur.
- Yuristio menyebut satwa dilindungi itu sudah hampir tiga kali terlihat, di pinggir jalan maupun saat menyeberang.
- Pengendara terkadang berhenti saat orang utan menyeberang, sementara satwa itu kemudian kembali masuk ke hutan.
Kutim, IDN Times - Satu individu orang utan Kalimantan terlihat mencari makan di pinggir Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Satwa dilindungi itu bahkan telah tiga kali terlihat di kawasan tersebut.
Salah seorang warga, Yuristio, mengatakan dirinya beberapa kali melihat orang utan saat melintas di jalan poros tersebut.
“Sudah hampir tiga kali saya lihat ada orang utan di jalan itu. Kadang mereka di pinggir jalan, kadang juga langsung menyeberang,” kata Yuristio dilaporkan Antara saat diwawancarai di Sangatta, Senin (14/9/2026).
1. Orang utan makan di pinggir jalan

Tiga orang utan hasil rehabilitasi akhirnya kembali menghirup udara bebas setelah dilepasliarkan ke habitat alaminya di kawasan hutan Kalimantan Timur, Rabu (24/6/2026). BKSDA Kaltim Orang utan dengan nama latin Pongo pygmaeus tersebut terpantau memakan biji-bijian dan pucuk dedaunan di pinggir jalan.
Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung berada di dekat kawasan Taman Nasional Kutai (TNK) yang menjadi habitat orang utan.
Menurut Yuristio, orang utan biasanya muncul di pinggir jalan pada sore hari menjelang senja. Ukurannya yang besar membuat satwa tersebut sekilas terlihat seperti batang kayu dari kejauhan.
2. Kekhawatiran bagi pengguna kendaraan

Salah satu individu orangutan yang dilepasliarkan di hutan Kalimantan Timur, Rabu (24/6/2026). BKSDA Kaltim Kemunculan orang utan di tengah lalu lintas kendaraan juga menimbulkan kekhawatiran terjadinya kecelakaan. Pengendara terkadang harus berhenti ketika satwa tersebut hendak menyeberang jalan.
“Biasanya kendaraan itu harus berhenti dulu menunggu orang utan menyeberang jalan atau hewan itu masuk ke dalam hutan,” ujarnya.
3. Orang utan masih terlihat di jalanan poros

Tiga orang utan hasil rehabilitasi akhirnya kembali menghirup udara bebas setelah dilepasliarkan ke habitat alaminya di kawasan hutan Kalimantan Timur, Rabu (24/6/2026). BKSDA Kaltim Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung pada Senin sore (14/9), satu individu orang utan Kalimantan berukuran besar dengan warna cokelat kemerah-merahan kembali terlihat.
Satwa tersebut berada di pinggir jalan selama lebih dari 30 menit sambil memakan pucuk dedaunan. Setelah itu, orang utan tersebut kembali masuk ke dalam hutan.




















