Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Dana Desa di PPU Dialokasikan Sebesar Rp64,2 Miliar

Dana Desa di PPU Dialokasikan Sebesar Rp64,2 Miliar
google
Share Article

Penajam, IDN TimesDana Desa untuk 30 desa di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur (Kaltim) yang bersumber dari anggaran pendapatan belanja daerah atau APBD 2022 lebih kurang Rp64,2 miliar.
 
"Penyaluran Dana Desa dari APBD 2022 tahap pertama dan kedua  telah dilakukan," kata Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten PPU Nurbayah diberitakan Antara, Kamis (7/7/2022). 

1. Penyaluran Dana Desa dalam empat tahap

Fitur DANA Bisnis (sc: DANA)
Fitur DANA Bisnis (sc: DANA)

Ia menyebutkan, anggaran Dana Desa bersumber dari APBD Kabupaten PPU tersebut disalurkan empat tahap dengan masing-masing tahap sebesar 25 persen. Menurutnya, penyaluran Dana Desa dari APBD masuk tahap kedua dan sejumlah desa sudah menerima Dana Desa yang disalurkan pada tahap kedua.

Diharapkan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten PPU dapat menyalurkan Dana Desa yang bersumber dari APBD tahap ketiga tepat waktu.

2. Pemerintah desa dapat mengerjakan program

Sehingga pemerintah desa dapat mengerjakan program dan kegiatan jelas dia, serta pembayaran gaji kepala desa dan perangkat desa tepat waktu. "Instruksi pemerintah pusat minta Dana Desa disalurkan tepat waktu agar gaji kepala desa dan aparat desa bisa dibayarkan setiap bulan," ucapnya.

Nurbayah mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten PPU juga telah menyalurkan tunggakan Dana Desa 2021 yang bersumber dari APBD sekitar Rp9 miliar pada tahun ini (2022).

"Tunggakan Dana Desa yang disalurkan dipergunakan pemerintah desa untuk menyelesaikan tunggakan gaji kepala desa dan aparat desa, serta pembangunan desa," katanya.

3. Pembayaran tunggakan Dana Desa 2021 dari APBD PPU

Website
Website

Pembayaran tunggakan Dana Desa 2021 dari APBD tersebut kata Nurbayah, dilakukan bersamaan dengan penyaluran Dana Desa 2022 tahap pertama.

"Dana Desa dari APBD 2021 tidak disalurkan tepat waktu karena anggaran pemerintah kabupaten alami defisit ratusan miliar rupiah," ujar Nurbayah.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono

Latest News Kalimantan Timur

See More

Di Balik Hilirisasi Bauksit di Tayan, Riset Ungkap Dampak Sosial

29 Jun 2026, 16:00 WIBNews