Pontianak, IDN Times - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai berdampak pada aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Supadio Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar).
Jarak pandang atau visibility yang turun hingga 400-800 meter, pada Jumat (21/8/2026) pagi membuat enam penerbangan mengalami keterlambatan.
Branch Communication & CSR Department Head Bandara Internasional Supadio Pontianak, M Joko Wahyudi, mengatakan kondisi jarak pandang rendah terjadi terutama pada pukul 06.00 hingga 08.00 WIB.
“Untuk pagi ini memang sangat minim, antara 400 sampai dengan 800, jadi di bawah seribu. Minimum pesawat itu bisa landing dan take off di atas seribu,” kata Joko.
