Petugas temukan trenggiling hangus terbakar. (IDN Times/istimewa).
Kematian trenggiling akibat karhutla di Kecamatan Muara Pawan bukan kali pertama terjadi. Lima hari sebelumnya, seekor trenggiling juga ditemukan mati di sekitar lokasi karhutla.
Satwa tersebut ditemukan di kawasan yang tidak jauh dari Jalan Poros Tanjung Pura, Desa Sungai Awan Kiri, Kecamatan Muara Pawan, pada Rabu (19/8/2026).
Dua temuan dalam kurun waktu kurang dari sepekan ini menunjukkan bahwa kebakaran tidak hanya berdampak pada lahan dan kualitas lingkungan, tetapi juga mengancam satwa liar yang habitatnya berada di kawasan terdampak.
Bagi satwa seperti trenggiling, kebakaran dapat menghilangkan tempat berlindung dan sumber makanan serta memaksa satwa bergerak keluar dari habitatnya untuk mencari lokasi yang lebih aman.
Temuan tersebut menjadi salah satu gambaran dampak ekologis karhutla yang terjadi di wilayah Ketapang, selain kerusakan vegetasi dan ancaman terhadap aktivitas masyarakat.