Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi ancaman serius di Pulau Kalimantan. Memasuki musim kemarau yang diperparah fenomena El Niño, risiko kebakaran diperkirakan meningkat hingga akhir tahun.
Ancaman karhutla tidak hanya berupa kerusakan hutan dan lahan. Kebakaran juga berpotensi memicu kabut asap yang mengganggu aktivitas masyarakat, transportasi, hingga kualitas udara di sejumlah wilayah Kalimantan. Dalam kondisi tertentu, asap bahkan dapat terbawa hingga ke wilayah negara tetangga.
Berikut sejumlah fakta mengenai karhutla yang berulang terjadi di Kalimantan.
