Balikpapan, IDN Times - Rencana pemerintah untuk memanfaatkan air baku dari sumur milik PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) di Balikpapan dipastikan kandas. Pada kunjungan lapangan yang dilakukan oleh Komisi II DPRD Kota Balikpapan, diketahui bahwa bahwa kapasitas air yang diproduksi oleh empat sumur bor milik PT KKT jauh lebih rendah dari yang diperkirakan sebelumnya.
Sebelumnya, kapasitas air sumur bor milik PT KKT diprediksi mencapai 300 liter per detik, dengan 150 liter per detik sudah dimanfaatkan untuk keperluan perusahaan. Namun, setelah dilakukan tes dengan alat milik Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB), kapasitas airnya jauh dari harapan.
