Samarinda, IDN Times - Pemerintah Kota Samarinda bersikap kooperatif dengan aparat penegak hukum, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dalam menuntaskan polemik penyewaan mobil dinas wali kota jenis Land Rover Defender yang menuai perhatian publik.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan bahwa pihaknya mengedepankan transparansi dalam menyikapi persoalan tersebut. Ia memastikan seluruh proses, mulai dari pengadaan hingga operasional kendaraan, telah dibuka secara jelas.
“Semua sudah terbuka. Kami tidak menutup-nutupi informasi apa pun, termasuk adanya persoalan dalam kontrak kerja sama,” ujarnya kepada wartawan dilaporkan Antara di Samarinda, Senin (20/4/2026).
