Balikpapan, IDN Times - Penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) di Balikpapan mencapai Rp4,97 triliun pada akhir 2025. Skema ini masih menjadi cara utama masyarakat untuk memiliki rumah, dengan porsi mencapai 78 persen dari total transaksi properti.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi, mengatakan KPR tetap diminati karena memberikan kemudahan pembayaran melalui sistem cicilan jangka panjang.
“KPR tetap menjadi pilihan utama karena memberi ruang bagi masyarakat untuk mencicil dalam jangka panjang,” ujarnya dilaporkan Antara, Sabtu (4/4/2026).
