Samarinda, IDN Times - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) terus menggenjot pencetakan sawah baru dan optimalisasi lahan pertanian untuk memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung kebutuhan pangan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Kaltim mewujudkan swasembada beras di tengah ancaman alih fungsi lahan pertanian yang terus terjadi.
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud mengatakan, keberadaan lahan pertanian produktif menjadi modal utama untuk memastikan ketersediaan pangan masyarakat secara mandiri.
“Lahan pertanian produktif menjadi modal utama kita untuk menjamin ketersediaan pangan masyarakat Kaltim secara mandiri. Jika lahan tani terus berkurang karena beralih fungsi, maka daya tahan pangan kita akan makin rentan,” kata Rudy dalam akun IG Pemprov Kaltim.
