Di era modern, penggunaan kata-kata kotor kian dianggap lumrah, terutama di kalangan generasi muda. Tidak sedikit istilah kasar yang “diperhalus” lalu dipakai dalam percakapan santai, baik saat nongkrong bersama teman maupun di media sosial.
Meski terdengar biasa, kebiasaan berkata kasar tetap memiliki dampak negatif. Bahasa yang tidak pantas bisa melukai perasaan orang lain, merusak citra diri, bahkan memicu konflik yang sebenarnya tak perlu terjadi. Karena itu, penting untuk mulai mengurangi kebiasaan tersebut secara perlahan.
Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:
