Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Jajanan Khas Pontianak yang Wajib Dicoba, Bikin Lidah Ketagihan!
Lampion berjejeran pada perayaan imlek di Pontianak. (IDN/Teri)

Pontianak dikenal sebagai Kota Khatulistiwa karena berada tepat di garis khatulistiwa. Berdiri sejak 1771 sebagai pusat perdagangan dan pemerintahan, kota ini juga pernah menjadi pusat Kesultanan Pontianak yang berpengaruh di Kalimantan Barat.

Tak hanya kaya sejarah, Pontianak juga terkenal dengan ragam kuliner khas yang menggugah selera. Perpaduan budaya Melayu, Tionghoa, Dayak, hingga Jawa melahirkan berbagai jajanan unik yang wajib dicicipi saat berkunjung ke kota ini.

1. Chai kue

Seorang pengunjung mengambil Choi Pan kukus menggunakan sumpit di Kedai Sakkok di Singkawang, Kalimantan Barat, Minggu (16/2/2025). ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/YU

Jajanan legendaris ini sudah eksis sejak lama di Pontianak. Chai kue adalah kue berbahan dasar tepung beras dan tapioka dengan isian bengkuang, kucai, atau keladi. Kamu bisa memilih versi kukus yang lembut atau goreng yang renyah.

Harganya pun ramah di kantong, mulai dari Rp1.000-3.000 per buah.

2. Sotong pangkong

Seorang pedagang membuat hidangan sotong pangkong untuk dijual di Jalan Merdeka Barat, Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (3/3/2025). ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/nz

Kalau ke Pontianak saat Ramadan, jangan lewatkan sotong pangkong! Camilan khas ini dibuat dari sotong kering yang dipanggang lalu dipukul-pukul (dipangkong) agar lebih empuk. Biasanya disajikan dengan sambal kacang atau saus pedas manis yang bikin nagih.

Sotong Pangkong merupakan jajanan khas Pontianak yang terbuat dari sotong atau cumi kering yang dibakar lalu dipukul-pukul hingga teksturnya lebih empuk. Kata “pangkong” sendiri berasal dari bahasa setempat yang berarti memukul atau menepuk.

Setelah dipangkong, sotong biasanya disajikan dengan beragam sambal, mulai dari sambal kacang, sambal pedas manis, hingga sambal ebi yang gurih. Cita rasanya unik karena memadukan aroma seafood bakar dengan tekstur kenyal dan sensasi sambal yang kuat.

Kuliner ini sangat populer saat bulan Ramadan dan mudah ditemukan di kawasan jalanan Kota Pontianak pada sore hingga malam hari. Banyak warga maupun wisatawan menjadikan sotong pangkong sebagai camilan favorit untuk berbuka puasa atau sekadar teman nongkrong. Harga per porsinya bervariasi, mulai dari Rp15.000 hingga Rp70.000, tergantung ukuran sotongnya.

3. Kue kantong semar

Kue kantong semar di Pontianak Kalimantan Barat. Instagram_simonmitra73

Namanya unik, bentuknya juga anti-mainstream! Kue Kantong Semar dibuat dari beras ketan yang dikukus dalam kantong semar, sejenis tanaman kantung semar. Rasa gurihnya berasal dari campuran santan, gula, dan garam. Harganya pun cukup terjangkau, sekitar Rp5.000-10.000 per bungkus.

4. Bubur pedas

Warga mengambil bubur pedas untuk berbuka puasa di Masjid Raya Al-Mashun, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (1/3/2025). ANTARA FOTO/Yudi Manar/YU

Jangan tertipu namanya! Bubur pedas khas Pontianak ini punya cita rasa gurih dengan sedikit sensasi asam dan pedas. Terbuat dari beras, santan, rempah-rempah, serta aneka sayuran seperti daun pakis dan daun kesum, makanan ini sering disantap saat sarapan atau makan siang.

Seporsi bubur pedas bisa kamu nikmati dengan harga Rp7.000–10.000.

5. Pengkang

Lempang atau pengkang, jajanan khas masyarakat di Pontianak Kalimantan Barat. Instagram_lempang_pontianak

Sekilas mirip lemper, tapi isian khasnya berupa udang kering (ebi) yang bikin rasanya lebih unik. Dibungkus daun pisang dan dikukus, pengkang biasanya disajikan dengan sambal sebagai pelengkap. Kuliner ini cocok untuk camilan maupun teman minum teh di sore hari.

Menjelajahi kuliner Pontianak nggak akan lengkap tanpa mencicipi jajanan-jajanan khas ini. Jadi, kalau kamu berkesempatan mengunjungi Kota Khatulistiwa, pastikan untuk berburu makanan legendaris ini ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article