Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Main di Pantai Berujung Duka, Remaja di Balikpapan Tewas Terseret Arus

Kota Balikpapan
Main di Pantai Berujung Duka, Remaja di Balikpapan Tewas Terseret Arus
ilustrasi tenggelam (IDN Times/Agung Sedana)
Share Article

Balikpapan, IDN Times - Tim Search and Rescue (SAR) gabungan Kota Balikpapan berhasil menemukan remaja yang dilaporkan tenggelam di Pantai Melawai dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (19/10/2025). Korban diketahui bernama M. Rasyid Al Fauzi (14), warga Jalan Soekarno Hatta KM 3, Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara.

“Begitu korban ditemukan di Pantai Melawai, tim langsung mengevakuasi dan menyerahkannya kepada pihak keluarga melalui aparat setempat,” ujar Komandan Regu Basarnas Balikpapan, Dwi Adi Wibowo diberitakan Antara, Minggu (19/10/2025).

  1. 1. Bermain air di bibir pantai

    ilustrasi berenang (pexels.com/Oliver Sjöström)
    ilustrasi berenang (pexels.com/Oliver Sjöström)

    Peristiwa tragis itu terjadi pada Sabtu (18/10) sekitar pukul 10.00 Wita. Saat itu korban bersama 13 temannya berkunjung ke pantai untuk bermain bola. Empat di antaranya, termasuk korban, kemudian memutuskan mandi di laut.

    Ketika sedang bermain air, korban tiba-tiba terseret arus deras. Seorang temannya, Rizki, sempat mencoba menarik bahu korban, namun gagal menyelamatkannya karena arus terlalu kuat.

    Setelah menerima laporan, Tim SAR gabungan segera melakukan pencarian dengan menyisir area perairan dan melakukan pemantauan dari darat. Setelah dua hari upaya pencarian, korban akhirnya ditemukan pada Minggu (19/10) pukul 10.47 Wita dalam kondisi meninggal dunia.

  2. 2. Proses pencarian korban tenggelam

    Ilustrasi SAR MATARAM/dok. SAR Mataram
    Ilustrasi SAR MATARAM/dok. SAR Mataram

    Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, antara lain Basarnas Balikpapan, BPBD Balikpapan, TNI AL, Polair Polres Balikpapan, Sabhara Polres, Polsek Semayang, Babinsa Balikpapan Kota, relawan SAR, dan masyarakat sekitar.

    “Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama sejak laporan pertama diterima. Sinergi di lapangan sangat

    Ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di pantai, terutama di wilayah yang tidak memiliki pengawasan khusus. “Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.baik hingga korban berhasil ditemukan,” tambah Dwi Adi.

  3. 3. Masyarakat diminta hati-hati bermain di pantai

    ilustrasi tenggelam (pexels.com/Senanur Ceylan)
    ilustrasi tenggelam (pexels.com/Senanur Ceylan)

    Ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di pantai, terutama di wilayah yang tidak memiliki pengawasan khusus. “Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More