Permainan Bola Tak-tek Viral, Rupanya Masuk Warisan Budaya Tak Benda

Balikpapan, IDN Times - Permainan bola tak-tek belakangan kembali digandrungi masyarakat. Bahkan permainan jadul ini viral di media sosial karena dijadikan sebuah perlombaan.
Tetapi tahukah kalian dikutip dalam warisanbudaya.kemdikbud.go.id, rupanya permainan dua bola plastik padat nan keras yang dihubungkan dengan tali ini masuk sebagai salah satu warisan tak benda.
Berikut sejarah dari permainan bola tak-tek ini.
1. Merupakan permainan yang berasal dari Amerika Serikat

Permainan bola tak-tek ini rupanya pertama kali diciptakan oleh pengusaha mainan terbesar bernama Marvin Glass asal Chicago, Amerika Serikat, yakni Marvin Glass and Associates (MGA).
Di sana mereka menyebut permainan ini dengan sebutan clackers balls toys. Yaitu sebuah mainan tradisional berupa dua buah bola plastik berbobot padat keras dan permukaan halus yang diikat seutas tali dengan cincin jari di tengah.
Muncul pada era 1960-an, permainan ini pun kian populer pada awal era 1970-an.
2. Mirip senjata berburu ala Amerika Serikat

Rupanya permainan bola tak-tek ini sendiri mirip dengan bolas, senjata berburu yang digunakan oleh para gaucho Amerika Selatan.
Di mana cara penggunaannya dilempar dan akan mengikat pada kaki atau bagian yang diinginkan dari hewan buruan.
Ada tiga jenis tingkatan untuk permainan tak-tek ini. Yaitu biasa, jumbo, dan menyala.
3. Mulai diperlombakan

Belakangan permainan ini kini kembali ramai dimainkan setelah viral di media sosial dijadikan sebagai ajang perlombaan di daerah Sulawesi Selatan.
Melihat permainan ini viral, tak ayal beberapa daerah kembali ikut meramaikannya. Bahkan di beberapa daerah permainan ini sampai dimainkan oleh anak-anak dan orang dewasa di dalam mal.
4. Diminati kolektor permainan jadul

Karena permainan ini masuk sebagai permainan lawas dan melegenda, tentunya mainan ini menjadi incaran para kolektor. Apalagi merek retro bahan kaca yang dinilai berharga karena muncul di era 1971, dan sempat menjadi perburuan hingga akhirnya langka. Karena tepat di tahun yang sama produksinya dihentikan.
Penghentian produksi tersebut terkait perihal banyak anak-anak yang menderita cedera mata karena pecahan kaca pada bola yang rapuh. Tidak sedikit pihak yang menimbun saat penarikan saat itu untuk mengambil keuntungan lalu dijual dalam kisaran $10-$20 di pasar sekunder.
Sebab itu kini permainan bola tak-tek diganti dengan bahan dasar plastik.



















