Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Sekda Baru Samarinda Resmi Dilantik, Ini Pesan Penting dari Andi Harun

Sekda Baru Samarinda Resmi Dilantik, Ini Pesan Penting dari Andi Harun
Wali Kota Samarinda Andi Harun. Foto istimewa

Samarinda, IDN Times - Wali Kota Samarinda, Andi Harun, resmi menunjuk Neneng Chamelia Santi sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif. Pelantikan dijadwalkan berlangsung pada Kamis (1/4/2026), setelah seluruh proses administrasi dinyatakan rampung, termasuk persetujuan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

“Pengangkatan dan pelantikan Sekretaris Daerah telah ditandatangani, dan kami sudah menerima persetujuan dari Gubernur Kaltim. Insyaallah, jika tidak ada halangan, besok sore kami akan melaksanakan pelantikan sekda definitif,” ujar Andi Harun dalam keterangan tertulis, Kamis (2/4/2026).

1. Sistem mekanisme penunjukkan Sekda Kota Samarinda

Ilustrasi PNS (Foto: IDN Times)
Ilustrasi PNS (Foto: IDN Times)

Penunjukan Neneng dilakukan melalui mekanisme sistem merit berbasis manajemen talenta. Sistem ini mengedepankan penilaian objektif terhadap kinerja dan potensi aparatur sipil negara (ASN).

Andi Harun turut menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kalimantan Timur atas respons cepat dalam menyelesaikan proses administrasi yang sebelumnya sempat tertunda.

“Terima kasih atas respons cepatnya. Ini menunjukkan komitmen terhadap pelayanan yang cepat dan tata kelola pemerintahan yang baik,” katanya.

2. Promosi jabatan berjalan profesional dan minim intervensi.

Ilustrasi PNS (Foto: IDN Times)
Ilustrasi PNS (Foto: IDN Times)

Ia menegaskan, penerapan sistem merit menjadi langkah penting untuk memastikan proses promosi jabatan berjalan profesional dan minim intervensi.

“Melalui manajemen talenta, campur tangan kepala daerah dalam promosi semakin kecil karena penilaiannya berbasis kinerja ASN,” jelasnya.

Ke depan, sistem ini tidak hanya diterapkan pada posisi Sekda, tetapi juga pada seluruh jabatan pimpinan tinggi pratama (JPT), termasuk kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda.

“Bukan hanya sekda, tetapi juga kepala dinas dan JPT lainnya akan menggunakan mekanisme manajemen talenta secara konsisten,” tegasnya.

3. Mengukur kinerja dan potensi pegawai

Wali Kota Samarinda, Andi Harun. (Dok. Diskominfo Samarinda)
Wali Kota Samarinda, Andi Harun. (Dok. Diskominfo Samarinda)

Dalam proses penilaian, Pemkot Samarinda menggunakan skema nine box, yakni metode yang mengukur kinerja dan potensi pegawai. ASN dengan nilai tinggi akan memiliki peluang lebih besar untuk dipromosikan ke jabatan strategis.

Melalui langkah ini, Pemkot Samarinda berharap dapat mewujudkan birokrasi yang lebih profesional, transparan, dan berbasis kinerja.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono
Follow Us

Latest News Kalimantan Timur

See More

Dibekali Mesin Ganda, Kapal SAR Baru Samarinda Siap Melaju 30 Knot

05 Apr 2026, 02:00 WIBNews