Balikpapan, IDN Times – Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Balikpapan yang tergabung Koalisi Orange, Koalisi Merah, GMNI, GMKI, HMI, PMII, LMND, Bem Poltek dan Bem STT Migas menggelar aksi unjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja atau Omnibus Law di Balikpapan.
Aksi demo itu berujung anarkis, mahasiswa pengunjuk rasa terlibat bentrok dengan aparat kepolisian.
“Aksi ini kami beri nama Balikpapan Bergerak, kami minta pernyataan sikap anggota Dewan untuk menolak Undang-Undang Cipta Kerja atau Omnibus Law, jika tidak maka gedung dewan akan kami duduki,” Koordinator Aksi Al Fari Maulana Fattah, Kamis (8/10/2020).
