Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Operasi SAR KM Virgo Transport Diperluas, 129 Korban dalam Pencarian
Helikopter HR 36012 Dauphin Basarnas mengevakuasi satu korban selamat dalam operasi pencarian dan pertolongan (SAR) kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di Laut Jawa, Senin (14/9/2026). Foto SAR
  • Basarnas memperluas area pencarian korban KM Virgo Transport 8 dari 2.600 menjadi 4.600 mil laut di perairan Masalembo.
  • Operasi SAR hari ketiga dibagi ke enam sektor dan dijalankan secara paralel dari titik acuan kecelakaan.
  • Hingga Selasa pukul 09.00 Wita, 114 dari 243 orang ditemukan, sementara 129 orang masih belum ditemukan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sabtu (12/9)

KM Virgo Transport 8 berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin.

Minggu (13/9)

KM Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa, sekitar pukul 02.00 Wita.

Senin (14/9)

Basarnas melakukan pencarian hingga 2.600 mil laut dari titik koordinat kecelakaan di perairan Masalembo.

Selasa (15/9)

Pada hari ketiga operasi SAR, Basarnas memperluas pencarian menjadi 4.600 mil laut dan membagi area ke enam sektor. Hingga pukul 09.00 Wita, 114 korban ditemukan dan 129 orang masih belum ditemukan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Basarnas memperluas area pencarian 129 korban KM Virgo Transport 8 yang masih belum ditemukan.
  • Who?
    Basarnas, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana, dan Kepala Basarnas Mohammad Syafii.
  • Where?
    Perairan Masalembo, Laut Jawa, dengan perkembangan operasi disampaikan di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin.
  • When?
    Hari ketiga operasi SAR, Selasa (15/9). Data korban dicatat hingga pukul 09.00 Wita.
  • Why?
    Perluasan dilakukan untuk meningkatkan jangkauan operasi terhadap korban yang masih belum ditemukan.
  • How?
    Area pencarian diperluas dari 2.600 menjadi 4.600 mil laut dan dibagi menjadi enam sektor, dengan operasi paralel dari posisi datum.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Basarnas mencari 129 orang dari KM Virgo Transport 8 yang belum ditemukan di laut Masalembo. Basarnas membuat tempat mencari jadi lebih luas, dari 2.600 sampai 4.600 mil laut. Mereka membaginya menjadi enam bagian. Sudah ada 114 orang ditemukan. Empat orang yang meninggal masih dibawa dengan pesawat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pembagian area operasi ke dalam enam sektor serta pelaksanaan pencarian secara paralel menunjukkan upaya Basarnas memperluas jangkauan di perairan Masalembo. Pola yang disusun agar jalur antarsektor tidak saling bersinggungan memungkinkan seluruh wilayah pencarian ditelusuri secara optimal dalam operasi SAR hari ketiga.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Banjarmasin, IDN Times - Basarnas memperluas area pencarian 129 korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang masih belum ditemukan. Pada hari ketiga operasi SAR, Selasa (15/9/2026), area pencarian diperluas dari 2.600 menjadi 4.600 mil laut di perairan Masalembo, Laut Jawa.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator mengatakan perluasan dilakukan dari titik koordinat kecelakaan. Area operasi kini dibagi menjadi enam sektor untuk menjangkau wilayah pencarian yang lebih luas.

“Hari ini luas pencarian untuk wilayah perairan atau laut 4.600 mil laut, jadi hampir dua kali lipat dari hari kemarin. Dibagi menjadi enam sektor,” kata Putu saat menyampaikan perkembangan operasi SAR hari ketiga kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti diberitakan Antara, Banjarmasin, Selasa (15/9/2026).

1. Proses pencarian korban kapal terbalik KM Virgo Transport

Titik lokasi kecelakaan laut KM Virgo Transport 8 dii perairan Laut Jawa, Senin (14/9/2026). Foto SAR

Pada hari kedua, Senin (14/9), Basarnas melakukan pencarian dengan cakupan area hingga 2.600 mil laut dari titik koordinat kecelakaan, yakni 4°31’51.82” Lintang Selatan dan 114°02’06.88” Bujur Timur dengan heading 203,94 derajat di perairan Masalembo.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii sebelumnya mengatakan pencarian dilakukan secara paralel dari posisi datum atau titik acuan lokasi kecelakaan. Pola pencarian disusun agar jalur operasi antarsektor tidak saling bersinggungan sehingga seluruh wilayah dapat ditelusuri secara optimal.

“Pencarian mulai dari posisi datum, kemudian sektor dan pola operasi yang sudah kita arahkan. Rata-rata semua sektor memang kita laksanakan operasi secara paralel,” kata Syafii.

2. Jangkauan proses pencarian para korban

Kepala Kantor Basarnas Banjarmasin, I Putu Sudayana (tengah) bersama Gubernur Kalsel H Muhidin, dan Forkopimda bersiap berangkat ke lokasi pencarian namun batal karena cuaca tidak mendukung. (Hendra Lianor/IDN Times)

Perluasan area pencarian dilakukan untuk meningkatkan jangkauan operasi terhadap korban yang masih belum ditemukan. Sebelumnya, pencarian dilakukan secara paralel dengan membagi wilayah operasi ke dalam sejumlah sektor.

Hingga Selasa (15/9) pukul 09.00 Wita, Basarnas mencatat 114 korban telah ditemukan dari total 243 orang yang berada di dalam KM Virgo Transport 8. Mereka terdiri atas 108 korban selamat dan enam orang meninggal dunia.

Dengan demikian, masih terdapat 129 orang yang belum ditemukan.

3. Para korban yang sudah tiba di Banjarmasin

Helikopter HR 36012 Dauphin Basarnas mengevakuasi satu korban selamat dalam operasi pencarian dan pertolongan (SAR) kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di Laut Jawa, Senin (14/9/2026). Foto SAR

Dari 114 korban yang telah ditemukan, sebanyak 110 orang sudah tiba di Banjarmasin. Mereka terdiri atas 108 korban selamat dan dua korban meninggal dunia.

Sementara itu, empat korban meninggal dunia lainnya masih dalam proses evakuasi menggunakan armada udara.

KM Virgo Transport 8 membawa 243 penumpang dan dilaporkan hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 Wita. Kapal tersebut sebelumnya berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9).

Curated For You

Editorial Team

Related Article